Minggu, 20 Mei 2012
6 simbol satanis di dunia
1. Freemasonry
Eksistensi organisasi persaudaraan
rahasia kaum elit Yahudi ini berawal dari dibasminya ordo Ksatria
Templar oleh Raja Perancis Philipe le Bel dan Paus Klemens V pada abad
14. Ketika pembasmian berlangsung, para anggota ordo ini tercerai berai
kemana-mana dan di antaranya ada yang menyamar menjadi tukang batu dan
bergabung dengan Serikat Tukang Batu di Skotlandia yang disebut Mason.
Bahkan dari nama inilah nama Freemasonry berasal. Menurut sejumlah
referensi, termasuk buku ‘Knight Templar, Knight Crist’, organisasi ini
bertujuan untuk menegakkan kembali kejayaan bangsa Yahudi yang terusir
dari Yaruselem pada 70 Masehi setelah runtuhnya kuil Sulaiman akibat
perang Salib.
Untuk mencapai tujuannya ini, mereka
melakukan berbagai cara, termasuk menyingkirkan siapapun yang
menghalangi jalannya, bahkan menghancurkan negera yang dianggap tidak
mendukung gerakannya. Kelompok inilah yang berada di belakang Revolusi
Perancis pada 1789, Revolusi Inggris, dan yang memerdekakan Amerika
Serikat 4 Juli 1776 dan kemudian menungganginya hingga kini. Bahkan
mereka pula yang berada di belakang berdirinya negara Israel. Hingga
kini organisasi ini masih terus bekerja untuk menggenggam dunia
dengan berupaya menciptakan Tatanan Dunia Baru dimana mereka sebagai
penguasanya. Bukti salah satu kekuatan mereka tertera pada uang
lembaran satu dolar Amerika yang bergambar piramida dengan satu mata
pada puncaknya.
2. Illuminati
Ini juga kelompok persaudaraan rahasia
kaum elit Yahudi. Semula organisasi ini berdiri sendiri, namun karena
memiliki kesamaan misi dan visi dengan Freemansonry, organisasi ini
bergabung dengan organisasi itu. Illuminati yang berarti pencerahan,
didirikan oleh Adam Weishaupt (1748-1811) seorang keturunan Yahudi
kelahiran Ingolstadt, Jerman, dan memiliki latar belakang pendidikan
sebagai seorang Jesuit. Dia bahkan pernah menjadi pendeta Katolik,
namun karena ajarannya dianggap menyimpang, dia didepak gereja. Hingga
kini organisasi ini terus bahu membahu untuk menjadikan Israel sebagai
penguasa dunia.
3. The Order of Nine Angles (ONA)
Organisasi pemuja setan ini muncul di
Inggris Raya pada tahun 1980-an dan 1990-an. Anggota organisasi ini
didoktrin sebagai individu yang menjadikan dirinya sebagai
pribadi-pribadi yang unggul dan bijaksana, sehingga mereka tak
segan-segan menghadapi tantangan yang mungkin saja melampaui kemampuan
batas fisik dan mental nya. Organisasi yang memiliki asosiasi dan
kelompok-kelompok di Amerika Serikat, Eropa, Australia, Selandia Baru,
Kanada, Rusia, dan Islandia ini tak segan-segan mengorbankan nyawa
manusia dengan dalih untuk menghilangkan karakter manusia yang lemah.
4. Thule Society
Sebelum Nazi berkuasa, kelompok ini
berpusat di Munich, Jerman, dan setelah organisasi yang dipimpin Hitler
itu berkuasa, kelompok ini dimasukkan dalam organisasi bersebut. Thule
berasal dari sebuah wilayah misterius di utara Yunani dimana di situ
hidup makhluk yang disebut Hyperboreans dan dan dipercaya sebagai ras
asli bangsa arya. Organisasi ini dibentuk pada 17 Agustus 1918 oleh
tiga orang, dimana dua di antaranya bernama Rudolf von Sebottendorff
dan Lanz von Liebenfels. Organisasi ini dicurigai punya kaitan dengan
Freemansonry dan Illuminati, karena tujuan organisasi ini juga untuk
menciptakan Tatanan Dunia Baru. Mereka bahkan tak segan-segan membunuh
dengan dalih untuk mengurangi populasi. Anggota organisasi ini bahkan
mempraktekkan Seksual Black Magic dan Magic yang dicurigai bersumber
dari Kaballah, ilmu sihir Yahudi kuno. Konon, masuknya organisasi ini
ke Nazi lah yang membuat Hitler menjadi memiliki nafsu membunuh yang
keji dan impoten. Ini terjadi serelah Hitler mengikuti ritual-ritual
sesatnya itu.
5. Skull and Bones
Organisasi ini didirikan pada tahun
1832 oleh mahasiswa Yale bernama William Huntington Russel, seorang
pemuda dari keluarga kaya raya yang mendapatkan hartanya dari bisnis
perdagangan opium. Pada awal tahun 1830, Russel pergi ke Jerman untuk
belajar selama setahun. Di sana, ia bertemu dengan pemimpin sebuah
perkumpulan rahasia dan segera menjalin persahabatan dengannya.
Perkumpulan ini disebut memiliki keterkaitan dengan okultisme dan
menggunakan kepala orang mati sebagai lambangnya.
Saat
itu, di Amerika sedang beredar sentimen anti freemasonry yang sangat
kuat. Partai anti mason didirikan dan banyak politikus berkampanye
untuk melarang aktifitas Freemasonry. Dampak dari kampanye ini kemudian
mempengaruhi semua organisasi yang bersifat rahasia, termasuk
perkumpulan-perkumpulan mahasiswa.
Ketika Russel kembali ke Yale, ia
menemukan kalau sentimen inipun mempengaruhi perkumpulan-perkumpulan
yang ada di situ, termasuk perkumpulan favoritnya, Phi Betta Kappa,
yang mulai menanggalkan tradisi kerahasiaan mereka.
Melihat situasi ini, Russel menjadi
sangat marah dan bertekad untuk membalas dendam. Lalu ia mengumpulkan
para mahasiswa dari keluarga berpengaruh dan mengajak mereka untuk
mendirikan sebuah perkumpulan rahasia yang diberi nama The Brotherhood
of Death atau The Order of the Skull and Bones yang kemudian berubah
menjadi Skull and Bones saja. Salah satu perkumpulan rahasia paling
berpengaruh di Amerika ini memliki ritual yang mengerikan, karena
setelah 15 anggota baru terpilih, mereka harus menjalani ritual wajib
seperti berbaring di dalam peti mati, bergulat di lumpur, mencium
tengkorak dan memberikan pengakuan mengenai sejarah
kehidupan seksual mereka di hadapan anggota-anggota lain. Namun
demikian, dari perkumpulan ini lahir tokoh-tokoh penting seperti Henry
Luce sang pendiri majalah Time, dan Frederick Smith sang pendiri FedEx.
6. Order of The Assassins
Nama organisasi ini berasal dari bahasa
Arab Hashashin atau Hashashiyyin, dan didirikan oleh Hasan-i-Sabbah,
seorang pengikut sekte Ismailiyah, sebuah sekte yang berkembang di
kawasan Persia, khususnya Kairo, Suriah, dan sebagian kawasan Timur
Tengah. Organisiasi ini merajalela selama hampir dua abad, tepatnya
dari tahun 1090 hingga 1273. Korbannya adalah orang-orang ternama dan
ditakuti oleh raja-raja, pangeran, para syekh, dan sultan. Organisasi
ini bermarkas di Alamut (sekarang di sebelah barat Iran), dan memiliki
anggota yang sangat loyal dan berani mati yang disebut Fidayeen.
Organisasi ini dapat dianggap sebagai organisasi teroris pertama di
dunia.
Sejarah Satanisme
Satanisme secara singkat dapat
diartikan sebagai penyembahan setan dan menjadikannya sebagai Tuhan.
Gerakan sesat ini memiliki ajaran melaksanakan hal-hal yang oleh agama
dianggap berdosa. Satanisme juga menerima setan, lambang kejahatan,
sebagai pemimpin dan pembimbing.

Kaum Satanis, yakni para pengikut
ajaran satanisme, sudah ada dan melaksanakan kegiatan mereka di setiap
tahap sejarah dan dalam setiap peradaban, dari Mesir kuno sampai Yunani
kuno, serta sejak Abad Pertengahan sampai hari ini.
Di antara abad ke-14 dan ke-16, para
tukang sihir dan orang yang menolak agama sama-sama memuja setan.
Setelah tahun 1880-an, di Prancis, Inggris, Jerman, dan sekaligus di
berbagai negara lain di Eropa dan Amerika, Satanisme diatur dalam
perkumpulan dan tersebar di kalangan orang yang mencari keyakinan dan
agama lain.
Penyembahan setan terus berlanjut sejak
abad ke-19, mula-mula sebagai Satanisme tradisional, lalu dalam aliran
sesat yang lebih kecil yang merupakan pecahannya.
Upacara kejam yang dilakukan oleh
tukang sihir dan orang-orang tak bertuhan, pengorbanan anak dan orang
dewasa kepada setan, perayaan Misa Hitam dan upacara Satanisme
tradisional lainnya telah diwariskan diam-diam secara turun temurun.
Lambang Satanisme tradisional yang
terpenting adalah dewa Romawi kuno Baphomet. Pada waktu itu, Baphomet
menjadi lambang bagi orang yang memuja setan.
Para ahli sejarah yang menelusuri
asal-usul sosok berkepala kambing ini telah menemukan beberapa petunjuk
penting tentang kegiatan Satanis.
Lambang Satanis terpenting kedua adalah pentagram, yaitu bintang bersegi lima di dalam lingkaran. Yang menarik, ada dua perkumpulan rahasia lainnya di samping para Satanis yang menggunakan Baphomet dan pentagram sebagai lambang.

Yang pertama adalah perkumpulan
Kesatria Biara Yerusalem (Knight Templars), yaitu perkumpulan yang
dituduh oleh Gereja Katolik sebagai penyembah setan, dan dibubarkan
pada tahun 1311.
Perkumpulan lainnya adalah perkumpulan
Mason yang telah bertahun-tahun lamanya menimbulkan rasa penasaran
karena kerahasiaan dan upacaranya yang aneh.
Banyak ahli sejarah, yang telah
menyelidiki masalah itu, percaya bahwa terdapat hubungan antara
Kesatria Biara Yerusalem dengan perkumpulan Mason.
Menurut mereka, kedua kelompok itu
saling melanjutkan satu sama lain. Sesudah Kesatria Biara Yerusalem
dilarang oleh Gereja, perkumpulan itu melanjutkan keberadaannya secara
rahasia dan akhirnya berubah menjadi paham Mason.
Yang pasti tentang Freemasonry adalah
perkumpulan ini bersifat amat rahasia, punya susunan organisasi, dengan
anggota di seluruh pelosok dunia.
Uraian yang diberikan para ahli seperti
Leo Taxil, yang pernah menjadi seorang Mason, namun telah keluar dari
perkumpulan itu, mengatakan bahwa para Mason amat menghormati Baphomet
dan melangsungkan upacara yang menyerupai tata-cara penyembahan setan.
Kenyataan lain yang menimbulkan
kecurigaan adalah bahwa banyak pengikut Satanisme yang kemudian menjadi
anggota organisasi Masonic.
Kini, para Satanis telah meninggalkan
upacara dan markasnya yang rahasia itu, untuk keluar ke jalan-jalan.
Para Satanis bergiat di setiap negara untuk menyebarkan ajarannya
dengan gigih dalam buku-buku, terbitan berkala, dan terutama di
Internet dalam usaha mereka menarik anggota.
Tak peduli di negara mana pun mereka
berada, para Satanis menampilkan citra yang sama. Cara berpakaian, tata
cara penyembahan, kesamaan surat yang mereka tinggalkan sebelum
melakukan bunuh diri dan ciri lainnya menunjukkan bahwa Satanisme
bukanlah gerakan biasa yang dipenuhi para penganggur, melainkan sebuah
organisasi yang sengaja bersandar pada landasan pemikiran.
Satanisme dan Materialisme
Pada dasarnya aliran Satanisme dibagi
menjadi dua macam, yaitu Teistik dan Atheistik. AliranTeistik atau
biasa disebut juga Satanisme Tradisional adalah suatu bentuk
kepercayaan yang menganggap bahwa Setan sebagai Dewa.
Sedangkan aliran Atheistik adalah suatu
aliran kepercayaan yang tidak menganggap adanya Tuhan ataupun Dewa
untuk disembah, melainkan mereka menggunakan “Setan” sebagai simbol
pada diri manusia, sebagai simbol keduniawian dan keserakahan atau
dengan kata lain mereka dapat dikatakan menyembah diri mereka sendiri.
Salah satu Aliran Satanisme Atheistik
yang terkenal adalah Gereja Setan (the Church of Satan) yang didirikan
oleh Anton Szandor LaVey (Anton LaVey), karena namanya aliran ini
disebut dengan aliran LaVeyan.
Suatu ciri kaum Satanis masa kini
adalah mereka semua atheis (tidak mengakui Tuhan). Mereka juga
sekaligus kaum materialis, artinya mereka hanya percaya kepada
keberadaan benda belaka.
Mereka mengingkari adanya Tuhan dan
semua makhluk gaib. Oleh karena itu, kaum Satanis tidak percaya kepada
setan sebagai makhluk yang nyata.
Meskipun disebut sebagai penyembah
setan, mereka tidak mengakui adanya setan. Bagi kaum Satanis, setan
hanyalah lambang yang menyatakan permusuhan mereka terhadap agama dan
kekerasan hati mereka.
Dalam sebuah tulisan yang berjudul
“Pengantar Setanisme” yang diterbitkan Gereja Setan, dinyatakan bahwa
para Satanis sebenarnya adalah Atheis. Satanisme adalah sebuah agama
yang tak mengenal Tuhan dan menganut paham tidak ada yang perlu
ditakuti selain akibat tindakan kita.
Kaum Satanis tidak percaya adanya
Allah, malaikat, surga atau neraka, iblis, setan, ruh jahat, ruh baik,
peri, atau makhluk gaib yang jahat. Satanisme bersifat Atheis, Otodeis:
kami menyembah diri kami sendiri. Satanisme adalah materialis,
Satanisme adalah lawan agama. (Vexen Crabtree, “A Description of
Satanisme”)
Singkatnya, ini adalah hasil filsafat
kebendaan dan tak mengenal Tuhan yang telah tersebar sejak abad ke-19.
Seperti filsafat ini, Satanisme menyandarkan diri pada teori yang
dianggap ilmiah: Teori Evolusi Darwin.
Musik dan Film Satanisme.

Satanisme muncul dalam banyak hal,
salah satunya adalah film dan musik. Banyak film yang menceritakan
dengan terbuka idiom satanisme serta kisah kuasa gelap (dark forces).
Film populer seperti : Friday The 13th,
The Crow, Devils Advocate, Interview With The Vampire, bahkan serial
‘The X-Files’ mengandung alur cerita dimana setan, satanisme atau black
magic menjadi bagian penting dari film.
Konon tahun 1968, Anton Szandor La Vey
pernah menjadi penasehat teknis sekaligus pemeran film Rosemarys Baby,
film Omen 1976 disebut telah memopulerkan satanisme.
Dalam musik ada banyak sekali contoh musik yang berisi satanisme, contoh :
1. Lagu dari Ozzy Osbourne “Anggur baik tapi Wiski lebih cepat, bunuh dirilah satu-satunya jalan keluar”
2. Lagu dari David Bowie (majalah Rolling Stone) mengatakan Rock akan selalu menjadi musik setan.
3. Lagu dari Stairway to Heaven jika di putar terbalik akan memunculkan syair pemujaan setan.
4. Lagu dari Metallica dalam The Prince melantunkan Bida dari bawah, Aku ingin menjual jiwaku. Setan ambil jiwaku.
5. Pink Floyd menulis lagu Lucifer Sam dengan lirik : Lucifer Sam selalu duduk di sisimu..selalu dekat denganmu.
6. Tahun 1992, Red Hot Chilli Peppers
saat penerimaan anugreah MTV Awards berucap. Pertama-tama kami ingin
berterima kasih pada Setan.
7. Marilyn Manson, salah satu umat GS
pada majalah Spin edisi Agustus 1996. Saya berharap dikenang sebagai
sosok yang mengakhiri sejarah Kekristenan, Manson tak ragu merobek
Injil dan meneriakkan penghinaan terhadap Yesus Kristus.
Berikut 10 band penganut satanisme yang populer
Di antara banyak band-band metal Saat ini, terdapat beberapa band-band yang merupakan band-band sesat yang memuja setan.
Band-band tersebut menjual jiwanya
untuk para setan demi keinginanya agar memperoleh ketenaran. Band yang
beraliran Black Metal merupakan aliran metal yang paling banyak memiliki Band Metal-Satanis.
1. Acheron

Band yang berdiri pada tahun 1998, dan
dibentuk oleh Pendeta Vincent Crowley di Tampa, Florida. Yang kemudian
bergabung dengan Peter H. Gilmore, Magister Gereja Setan.
Dan untuk pertama kalinya, band ini
merilis album yang berjudul “Messe Noir” pada tahun 1988. Album ini
dibuat khusus sebagai edisi terbatas (7-inci) yang juga merupakan rekor
dimensi sebuah album yang belum pernah ada sebelumnya.
Untuk membuat album ini benar-benar kental terhadap aliran satanis, Acheron membuat album ini dicopy hanya untuk 666 eksemplar.
Kemudian pada tahun 1991, band ini
membuat tercengang dunia dengan menerbitkan album kedua mereka yang
berjudul Rites of the Black Mass (1991).
Pada album tersebut, setiap
lagu-lagunya mengandung ayat-ayat yang ada pada injil hitam (Satanic
Bible) serta digunakan intro bergaya Gothik dan gitar solo yang membuat
lagu-lagu tersebut terkesan dari dunia “Kegelapan”. Lagu-lagu mereka
pun didasarkan atas filsafat “Satanis”.
Album :
Messe Noir (1988), Rites of the Black Mass (1991), Alla Xul (1992), Satanic Victory (1992), Lex Talionis (1992), Anti-God, Anti-Christ (1996), Those Who Have Risen (1997), Necromanteion Communion (1998), Compendium Diablerie : The Demo Days (2001).
Messe Noir (1988), Rites of the Black Mass (1991), Alla Xul (1992), Satanic Victory (1992), Lex Talionis (1992), Anti-God, Anti-Christ (1996), Those Who Have Risen (1997), Necromanteion Communion (1998), Compendium Diablerie : The Demo Days (2001).
2. Angelcorpse

Merupakan band yang dibentuk pada tahun 1995 oleh Pete Helmkamp dan mantan band yang dikenal sebagai Orde dari Chaos.
Angelcorpse berasal dari Kansas City,
tapi mereka pindah ke Tampa Florida (yang merupakan daerah penganut
Satanisme) di Amerika. Musik mereka bertemakan Anti-Kristus dan
peperangan.
Pada tahun 1995 dan 2007 Band ini melakukan tur ke Eropa untuk mendukukng band-band beraliran satanisme yang ada.
Hal lain yang berkaitan dengan band ini
adalah Pete Helmkamp, personil band, menulis buku yang berjudul ‘The
Conqueror Manifesto.’
Menurutnya, hal-hal yang memandang
bahwa “In the spirit of Crowley’s” dan pandangan tentang “Antichrist”
adalah merupakan kebenaran. Dalam bukunya tersebut Pete menuliskan
upaya manusia agar bisa naik ke Quest terhadap Plateau dari
Invincibility dan mencapai Godhood (Homodeus).
Album :
Goats to Azazael Demo (1995), Hammer of Gods (1996), Nuclear Hell (1997), Wolflust Single (1997), Exterminate (1998), Winds of Desecration (1999), The Inexorable (1999), Iron, Blood and Blasphemy (2000), Death Dragons of the Apocalypse (2002), Of Lucifer and Lightning (2007).
Goats to Azazael Demo (1995), Hammer of Gods (1996), Nuclear Hell (1997), Wolflust Single (1997), Exterminate (1998), Winds of Desecration (1999), The Inexorable (1999), Iron, Blood and Blasphemy (2000), Death Dragons of the Apocalypse (2002), Of Lucifer and Lightning (2007).
3. Cradle Of Filth

Band yang berasal dari Inggris dibentuk
pada tahun 1992, dengan penyanyi utama Dani Filth. Merupakan Band yang
sangat erat kaitanya dengan Sihir, Mitologi, dan hal-hal yang berbau
Kotoran.
Selain menyanyikan alunan musik Black
Metal, aliran ini juga memainkan aliran Dark Metal dan Death Metal,
Vampyric Metal, Satan Metal dan Symphonic Black Metal.
Aliran ini telah banyak berubah sejak
awal mula dibentuk. Pada awalnya nuansa Death Metal begitu kelihatan,
namun seiring dengan waktu berubah menjadi Black, dan yang terakhir
Bernuansa Ghotic yang sangat terlihat pada lagu ” Nymphetamine”.
Prestasi besar yang pernah diraih oleh band ini adalah merupakan band yang paling terkenal di Inggris setelah Iron Maiden.
Album :
The Principle of Evil Made Flesh (1994), Dusk… and Her Embrace (1996), Cruelty and the Beast (1998), Midian (2000), Damnation and a Day (2003), Nymphetamine (2004), Thornography (2006), Godspeed on the Devil’s Thunder (2008).
The Principle of Evil Made Flesh (1994), Dusk… and Her Embrace (1996), Cruelty and the Beast (1998), Midian (2000), Damnation and a Day (2003), Nymphetamine (2004), Thornography (2006), Godspeed on the Devil’s Thunder (2008).
4. Dimmu Borgir
.jpg)
Band Black Metal yang berasal dari Oslo, Norwegia, dibentuk pada tahun 1993. Dibentuk oleh Shagrath, Silenoz, dan Tjodalv.
Band ini pertama kali menerbitkan album
‘Inn i evighetens mørke’ pada tahun 1994. Yang kemudian merampungkan
seluruh Track pada album For All Tid (1994).
Band ini diketahui sering memainkan aliran Symphonic Black Metal, Black Metal, Ritual Black Metal, dan Deathy Metal.
Tema-tema yang dibahas dalam lirik
lagu-lagunya hampir sama dengan Cradle Of Filth, yaitu tentang pemujaan
kepada Setan, Ritual, dan Peperangan.
Album :
For all tid (1994), Stormblåst (1996), Enthrone Darkness Triumphant (1997), Spiritual Black Dimensions (1999), Puritanical Euphoric Misanthropia (2001), Death Cult Armageddon (2003), Stormblåst MMV (2005) In Sorte Diaboli (2007).
For all tid (1994), Stormblåst (1996), Enthrone Darkness Triumphant (1997), Spiritual Black Dimensions (1999), Puritanical Euphoric Misanthropia (2001), Death Cult Armageddon (2003), Stormblåst MMV (2005) In Sorte Diaboli (2007).
5. Arch Goat

Band kelima merupakan band Black-Death
Metal, yaitu Arch Goat yang dibentuk di Finlandia. Album Pertama mereka
diluncurkan pada tahun 1992 yang berjudul “Jesus Spawn”.
Sebuah album yang di dalamnya penuh
dengan hujatan-hujatan kepada Tuhan. Style dan gaya Band ini mirip
dengan Angelcorpse, yaitu anti Kristus serta banyak memainkan Filosophy
Satanis. Band ini juga terkadang memainkan musik Ritual.
Album :
Jesus Spawn (1992), Angelcunt (Tales of Desecration) (1993), Angelslaying Black Fucking Metal (2004), Live Black Mass (2005), Whore of Bethlehem (2006).
Jesus Spawn (1992), Angelcunt (Tales of Desecration) (1993), Angelslaying Black Fucking Metal (2004), Live Black Mass (2005), Whore of Bethlehem (2006).
6. Blasphemy

Band Satanis keenam, adalah band Black Metal yang berasal dari Kanada, dibentuk di daerah Burnaby tahun 1984 bernama Blasphemy.
Debut mereka yang pertama dalah “Blood
upon the Altar” pada tahun 1989, merupakan album yang berisi
Hujatan-hujatan kepada Tuhan.
Band ini juga pernah melakukan tur ke
Jerman “Fuck Christ”. Dalam syair-syairnya, Band ini banyak menggunakan
tema-tema yang berhubungan dengan paganisme, mitologis dan lirik-lirik
Anti-Kristus.
Album :
Fallen Angel of Doom (1990), Gods of War (1993), Live Ritual – Friday the 13th (2002).
Fallen Angel of Doom (1990), Gods of War (1993), Live Ritual – Friday the 13th (2002).
7. Behemoth

Band Black Metal yang berasal dari
Polandia pada tahun 1991. Band ini memainkan musik dengan tema-tema
Satanis, dan Ritual, dan pemujaan kepada Berhala.
Band ini juga memainkan aliran musik Death Metal, ada juga yang menyebutnya sebagai Black Metal, Avantgrade Metal, Pagan Metal.
Namun aliran yang sebenarnya dari band ini masih diragukan, karena band ini lebih suka tidak dilabelkan dalam genre apapun.
Album :
And the Forests Dream Eternally (EP) (1995), Sventevith (Storming Near the Baltic) (1995),Grom (1996), Bewitching the Pomerania (EP) (1997), Pandemonic Incantations (1998), Satanica (1999), Thelema.6 (2000), Antichristian Phenomenon (EP) (2001), Zos Kia Cultus (Here and Beyond) (2002), Conjuration (EP) (2003), Demigod (2004), Slaves Shall Serve (EP) (2005), The Apostasy (2007), Ezkaton (EP) (2008), Evangelion (2009).
And the Forests Dream Eternally (EP) (1995), Sventevith (Storming Near the Baltic) (1995),Grom (1996), Bewitching the Pomerania (EP) (1997), Pandemonic Incantations (1998), Satanica (1999), Thelema.6 (2000), Antichristian Phenomenon (EP) (2001), Zos Kia Cultus (Here and Beyond) (2002), Conjuration (EP) (2003), Demigod (2004), Slaves Shall Serve (EP) (2005), The Apostasy (2007), Ezkaton (EP) (2008), Evangelion (2009).
8. Arch Enemy

Band Melodic Death Metal yang berasal
dari Swedia. Band ini bernama Arch Enemy. Band ini merilis album
pertamanya pada tahun 1996 berjudul “Black Earth”.
Style band ini sangat mengagumkan,
setiap track pada albumnya penuh dengan Melodi Gitar yang digabung
dengan suara vokalis cewe (Angela Gossow) ini membuatnya begitu
berkesan.
Hal-hal yang dibahas dalam lagu-lagunya
adalah hal-hal mengenai Kiamat, dan Anti-Kristus. Selain itu, pesonil
band ini berasal dari para mantan Pemain band metal sebelumnya, seperti
band Carcass, dan Yohanes Liva.
Album :
Black Earth (1996), Stigmata (1998), Burning Bridges (1999), Wages of Sin (2001), Anthems of Rebellion (2003), Doomsday Machine (2005), Rise of the Tyrant (2007).
Black Earth (1996), Stigmata (1998), Burning Bridges (1999), Wages of Sin (2001), Anthems of Rebellion (2003), Doomsday Machine (2005), Rise of the Tyrant (2007).
9. Beherit

Band ini dibentuk di Finlandia pada
tahun 1989. Band ini sendiri memiliki arti “setan” dalam bahasa Syria.
Musik mereka bertemakan kebiadapan, Anti-Kristus, Neraka, dan
penghujatan.
Band ini terkenal karena gaya ambient yang dimainkan personilnya, band ini juga memainkan aliran Deathcore dan Black Metal.
Album :
The Oath of Black Blood (1991), Drawing Down the Moon (1993), Dawn of Satan’s Millennium (1991), Werewolf, Semen and Blo
illennium (1991), Werewolf, Semen and Blood (1998), Messe Des Morts (1994), Beast of Beherit – Complete Worxxx (1999).d (1998), Messe Des Morts (1994d The Oath of Black Blood (1991), Drawing Down the Moon (1993), Dawn of Satan’s Millennium (1991), Werewolf, Semen and Blo
sumber: http://aksesdunia.com/2011/sejarah-dan-perkembangan-pemujaan-setan-satanisme/#ixzz16jBc2LlR
aksesdunia.com
Jumat, 18 Mei 2012
Defense of the Ancients(DOTA)
Defense of the Ancients (atau disingkat DotA) adalah sebuah custom map (peta buatan) untuk permainan komputer buatan Blizzard berjudul Warcraft III:Frozen Throne, yang dibuat berdasarkan map "Aeon of Strife" dari permainan Blizzard lainnya, StarCraft. Tujuan utama permainan ini adalah untuk menghancurkan "Ancient"
musuh, sebuah struktur yang dijaga ketat di pojok kiri bawah atau kanan
atas (yang satu untuk sisi sendiri dan yang satu lagi untuk sisi
musuh). Kedua sisi yang bertarung adalah The Sentinel (pasukan penjaga) dan The Scourge (pasukan pembinasa). The Sentinel menjaga Ancient bernama Tree of the World (pohon dunia) di pojok kiri bawah, sedangkan The Scourge menjaga Ancient bernama Frozen Throne (tahta yang membeku) di pojok kanan atas.
Pemain dapat menggunakan tokoh kuat yang disebut "hero" (pahlawan), dan dibantu oleh pahlawan sekutu dan anak buah—petarung (creep) yang dikontrol oleh AI. Seperti dalam permainan peran (RPG), pemain dapat meningkatkan level tokoh pahlawan mereka dan menggunakan emas untuk membeli perlengkapan selama permainan.[1]
Permainan ini dikembangkan dengan menggunakan World Editor dari permainan Warcraft III: Reign of Chaos, dan diubah dengan dirilisnya The Frozen Throne. Terdapat berbagai konsep dasar, dengan yang paling populer adalah DotA Allstars,[2]
yang diurus oleh beberapa pembuat map selama pengembangan. Sejak
dirilis, Allstars muncul dalam beberapa turnamen dunia, termasuk BlizzCon Blizzard Entertainment dan World Cyber Games Asia, dan juga liga Cyberathlete Amateur dan CyberEvolution.
Pengembangan
Warcraft III adalah permainan ketiga dalam serial Warcraft yang dikembangkan oleh Blizzard Entertainment. Seperti Warcraft II, Blizzard memasukan "world editor" yang memperbolehkan pemain membuat skenario buatan (custom scenario) atau "map" (peta) untuk permainan, yang dapat dimainkan online dengan pemain lain melalui Local Area Network yang berkoneksi Virtual Private Network ataupun melalui Battle.net.[3] Skenario buatan tersebut dapat berupa pembuatan/perubahan terrain, yang dapat dimainkan seperti permainan Warcraft biasa, atau skenario yang baru dengan tujuan, unit, barang dan peristiwa yang berbeda;[3] Defense of the Ancients adalah salah satunya. Permainan ini dibuat oleh pembuat map (mapmaker) yang bernama Eul. Defense of the Ancients adalah skenario buatan yang berdasarkan skenario dalam permainan StarCraft yang dikenal sebagai "Aeon of Strife",[4] dan lebih dikenal dari variasi DotA lainnya..[5] Setelah dirilisnya versi ekspansi Warcraft III: The Frozen Throne yang menambah beberapa fitur baru dalam World Editor, Eul tidak melanjutkan skenario tersebut.[2]
Berbagai jenis DotA dibuat berdasarkan versi awal, tetapi Allstars
adalah versi yang menjadikan Defense of the Ancients populer; skenario
ini dikembangkan oleh pembuat map dengan nama Guinsoo. Setelah versi 6.x, pembuat map lainnya dengan nama IceFrog mengambil alih pengembangan skenario.[2] IceFrog memperbaiki bug dan menambah fitur-fitur baru. Setiap versi yang dirilis disertai dengan changelog.[6] Permainan ini mendapat dukungan kuat dari komunitas melalui forum resmi. Pengguna dapat memasukan ide hero atau barang baru, beberapa akan ditambah kedalam map.[7] Pemain telah mengontribusikan ikon dan deskripsi hero serta membuat karya seni yang ditampilkan ketika map sedang loading,
dan usulan untuk perubahan hero atau benda yang ada ditanggapi dengan
serius; IceFrog pernah mengubah hero baru dalam waktu kurang dari dua
minggu setelah versi baru map dirilis.[8][9][10][11][12] Versi skenario dimana hero musuh dijalankan oleh artificial intelligences (AI) juga telah dirilis.
Permainan
Permainan ini terbagi menjadi 2 kelompok yang saling bertempur, yaitu Sentinel dan Scourge.
Pemain tim Sentinel memiliki markas yang terletak di pojok kiri bawah,
sementara pemain tim Scourge berbasis di pojok kanan atas map.
Masing-masing markas dilindungi oleh tower (menara) dan gelombang
unit-unit yang menjaga jalur menuju markas mereka. Di pusat markas
kedua tim, terdapat "Ancient", yaitu sebuah bangunan yang harus
dipertahankan oleh masing-masing tim. Bila Ancient salah satu tim
dihancurkan, maka tim itu dinyatakan kalah dan permainan berakhir.
Setiap pemain mengontrol unit yang disebut Hero, sebuah unit
kuat dengan berbagai kemampuan yang unik. Dalam Allstars, total Hero
yang dapat dipilih mencapai 103 Hero (untuk dota v 6.70c), dan
masing-masing memiliki kemampuan, taktik, kelebihan dan kekurangan yang
unik dan berbeda satu sama lainnya. Kerjasama tim adalah prioritas utama
untuk membawa kemenangan; satu pemain yang sendirian sulit untuk
membawa tim menang.Meskipun demikian, ada beberapa Hero yang—bila
dimainkan dengan baik dan diberikan cukup banyak waktu untuk
meningkatkan level—dapat mengubah jalannya permainan secara signifikan
sendirian. Defense of the Ancients dapat dimainkan oleh sepuluh pemain
dalam bentuk lima lawan lima dan tambahan dua tempat untuk juri dan
pengamat.[2]
Karena permainan ini bergantung pada memperkuat hero individual,
tidak diperlukan manajemen sumber daya dan bangunan seperti dalam
permainan bergenre real-time strategy.Membunuh unit yang dikontrol komputer memberikan pemain experience points; jika experience cukup, pemain dapat mendapatkan level. Naik level menambah ketangguhan hero dan besar damage yang dapat diberikan, dan memperbolehkan pemain meningkatkan kemampuan mereka. Selain mendapat experience, pemain juga mendapatkan sebuah sumber daya: emas. Cara pengumpulan sumber daya dalam Warcraft III
diganti dengan sistem mendapatkan uang melalui membunuh musuh. Hero
mendapatkan emas dengan membunuh unit, bangunan dan hero musuh.Dengan
menggunakan emas, pemain dapat membeli barang untuk memperkuat hero
mereka dan mendapatkan kemampuan. Beberapa barang dapat digabungkan
dengan resep untuk membuat barang yang lebih kuat. Membeli barang yang
cocok untuk suatu hero adalah taktik yang penting dalam permainan ini.
Allstars menawarkan berbagai jenis permainan yang dapat dipilih oleh host
(pembuat) permainan pada awal permainan. Jenis permainan menentukan
tingkat kesulitan skenario. Jenis-jenis permainan dapat digabungkan
(misalnya, tingkat kesulitan mudah dan pemilihan hero yang acak),
sehingga menampilkan lebih banyak pilihan.
Popularitas
Popularitas Defense of the Ancients terus meningkat. Permainan ini ditampilkan oleh Computer Gaming World dalam penilaian map baru permainan Warcraft III,[13] dan disebut "the ultimate RTS".[14] Allstars menjadi skenario permainan yang penting dalam turnamen, saat setelah debut kemunculannya di konvensi Blizzards BlizzCon tahun 2005.[15] Allstars juga muncul dalam World Cyber Games Malaysia dan Singapura dimulai tahun 2005, dan World Cyber Games Asia dimulai dari 2006.[16][17] DotA Allstars kini juga masuk dalam liga Cyberathlete Amateur dan liga CyberEvolution.[18] Permainan ini juga muncul dalam Electronic Sports World Cup (ESWC) 2008;[19][20]
Oliver Paradis, manajer kompetisi ESWC, menyatakan bahwa tingkat
dukungan komunitas, dan juga pengakuan dunia, adalah alasan mengapa DotA
dipilih.[21]
Skenario ini populer di berbagai belahan dunia; di Filipina dan Thailand, jumlah pemain permainan ini sebanyak permainan Counter-Strike.[22][23] Permainan ini juga populer di Swedia dan negara-negara Eropa Utara lainnya, dimana lagu yang terinspirasi dari permainan ini, "Vi sitter i Ventrilo och spelar DotA" oleh musisi Swedia Basshunter, mencapai puncak tangga lagu Eropa 2006 pada posisi #116 dan masuk kedalam sepuluh besar tangga lagu di Swedia, Norwegia,[24] dan Finlandia.[25] Turnamen LAN adalah bagian utama dari permainan ini di seluruh dunia,[21] termasuk turnamen di Swedia dan Rusia; namun, karena sedikitnya turnamen dan kejuaraan LAN di Amerika Utara, beberapa tim telah membubarkan diri.[22]
Blizzard menunjuk DotA sebagai contoh apa yang dapat dibuat oleh
pembuat map yang berdedikasi menggunakan alat buatan pengembang.[26]
Pada Juni 2008, Michael Walbridge, menulis untuk Gamasutra, menyatakan bahwa DotA "adalah permainan mod yang paling terkenal, didiskusikan secara bebas di dunia sebagai non-supported game.".[8]
Dengan menunjuk pada komunitas DotA yang dibentuk, Walbridge menyatakan
bahwa DotA memperlihatkan permainan itu lebih mudah bagi komunitas
permainan untuk diurus, dan merupakan salah satu kekuatan terbesar map
ini. Defense of the Ancients juga memengaruhi permainan Demigod yang dikembangkan oleh Gas Powered Games.[27][28]
Langganan:
Postingan (Atom)






